Competition · Travel

Kuliner Indonesia Bikin Baper

Masakan Indonesia adalah yang nomor satu bagi saya. Mengapa?

Bagi mereka yang belum memiliki kesempatan untuk mengunjungi negara tetangga, mungkin bagi mereka masakan Indonesia memiliki rasa biasa saja atau bahkan cenderung membosankan, padahal tidak demikian. Pada bulan April lalu, saya sempat mengunjungi Eropa untuk menghadiri sebuah perlombaan. Berbicara mengenai kuliner, memang tidak ada masalah dengan apa yang mereka tawarkan kepada saya, namun setelah dua hingga tiga hari, saya mulai merindukan masakan Indonesia. Kerinduan saya akan masakan Indonesia ini dikarenakan:

Pertama, masakan Indonesia memiliki banyak sekali ragam yang cocok dengan lidah saya. Ingin masakan manis? Ada gudeg khas Jawa. Ingin makanan yang gurih? Ada rendang khas Padang, soto lamongan, rawon, dan lain-lain. Ingin masakan yang rendah lemak? Ada asinan Bogor yang mantap banget rasanya. Ingin jajanan pasar yang enak? Indonesia adalah surganya, getuk lindri, kue lumpur, kue cucur, ongol-ongol, pukis, bolen pisang, dan lain-lain hanya dapat ditemukan di Indonesia! Di Eropa? Keberagaman makanan seperti di Indonesia jarang dapat ditemukan, sehingga tidak jarang bahwa traveller Indonesia akan berkata: “Bagaimanapun, paling enak juga makanan Indonesia!”.

serunya-bebas-jajan-kuliner-indonesia-enak-di-mighty-culinary

Kedua, selain rasanya yang enak, tidak dapat dipungkiri bahwa makanan Indonesia dapat ditemukan dengan harga yang terjangkau dan tidak menguras dompet. Di Indonesia, lima puluh ribu mungkin sudah cukup untuk makan siang enak dan kenyang, di Eropa? Dibandingkan dengan satu kali makan di Indonesia, makanan berat di Eropa umumnya di bandrol sebesar 20 euro (Rp 280.000). Itupun juga makanan yang biasa saja. Nyesek? Iya. Bikin baper* pengen cepet pulang? Udah pasti :D.

img20141012103303

Ketiga, bukannya saya tidak cocok dengan makanan berbasis roti atau apa, tetapi banyak makanan di Eropa yang ternyata diam-diam dicampur dengan daging atau minyak babi (meskipun hanya sedikit), sehingga saya tidak bisa memakannya. Lalu di Eropa kita bisa makan apa? Beberapa makanan yang menjadi pilihan saya selama tinggal di Eropa adalah kentang goreng, roti, ikan goreng, dan tentunya salad.

WP_20160329_19_00_37_Pro.jpg
Sup miso, salad, dan puding coklat :”)

Pernah satu kali saya mengalami zonk sewaktu di Eropa. Saya sempat mendapatkan Cheese Fondue saat makan malam. Ketika satu kali gigit, rasanya aneh, bukan seperti murni keju seperti yang saya kira. Akhirnya, teman saya pun juga ikut curiga, sehingga akhirnya kita mencari di internet. Jeng.. jeng .. jeng .. jeng. Ternyata keju untuk mencelup roti tersebut dicampur dengan setengah gelas wine. Oke terima kasih. Akhirnya saya dan empat teman saya tidak makan apa-apa untuk malam hari itu dan pulang ke hostel dengan perut lapar. Keadaan ini diperparah dengan toko-toko makanan yang tutup pada jam 8 (di Indonesia bahkan ada yang 24 jam 😦 ). Hal seperti ini juga bikin traveller makin baper pengen pulang karena daripada makan yang aneh-aneh, nasi goreng atau sate yang suka lewat depan rumah aja juga udah enak :D. Makanan sederhana yang mengakar dalam kehidupan kita inilah yang justru membuat kita makin cinta dengan Indonesia.

WP_20160401_20_15_05_Pro.jpg
Salah satu rekan dari Indonesia, Bang Ifdhol bersama cheese fondue.

Lalu dimana kita bisa menemukan kuliner Indonesia yang beragam, tidak menguras dompet, dan tentunya halal? Jawabannya adalah kota Malang. Selain memiliki banyak pilihan kuliner, Malang juga memiliki banyak makanan khas, seperti bakso malang (paling terkenal seantero Indonesia), pecel, rawon, tahu campur, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk jajanan, di Malang terdapat pia mangkok, kripik tempe, kripik aneka buah, carangmas, ronde, angsle (yang paling enak cuma di Malang), gorengan, dan puluhan macam jajan pasar yang gak akan kamu temui di Eropa!

Bagaimana dengan akomodasi selama di Malang? Mengenai akomodasi, kamu bisa menggunakan guest house atau hotel yang harganya cukup terjangkau. Rental mobil dan motor juga mudah kamu temukan. Selain itu jasa ojek online juga mulai berjalan di kota cantik ini, jadi gak perlu khawatir bila ingin jalan-jalan ;). Malang saat ini juga merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi karena memiliki beragam tempat wisata, mulai dari kebun teh, pantainya yang masih bersih, Gunung Bromo, Batu Night Spectaculare (BNS), Musium Angkot (paling banyak dikunjungi!), dan masih banyak lagi.

Bagaimana untuk dapat menuju ke Malang? Saat ini telah banyak maskapai yang memiliki rute penerbangan ke kota Apel ini, mulai dari Garuda, Citilink, Sriwijaya, Batik Air, hingga Lion Air yang gak bakal bikin kamu ribet untuk berkunjung ke kota indah ini!

 Untitled

20160810_094436[1].jpg

Jika mendapatkan tiket pesawat gratis dari Airpaz, saya akan memilih untuk terbang ke Malang dengan maskapai Citilink untuk merayakan tahun baru 2017. Kenapa Citilink? Dengan menggunakan penerbangan Citilink, kita akan merasakan penerbangan bagai naik Garuda dengan harga yang pas di kantong 😉 . Selain harganya yang cukup terjangkau, tingkat keamanan dan keselamatan Citilink tidak perlu diragukan lagi karena Citilink merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia yang tentunya memiliki regulasi mengenai safety yang tidak jauh berbeda dengan induknya. Jadi tunggu aku ya Malang ijo royo-royo… #Airpaz #AkuCintaIndonesia

 

 

*baper: singkatan dari bawa perasaan. Dapat diartikan pula sebagai suatu kondisi dimana seseorang mengalami suatu kejadian, kemudian perasaannya terbawa akan hal yang kejadian tersebut (http://bit.ly/2aQKFie).

 

Referensi: Bisnishack. 2014. Fakta Menarik Tentang Garuda. http://bit.ly/2aQLKXF

Sompotan, Johan. 2016. Dianggap Tak Aman oleh Dunia Citilink Angkat Bicara. http://bit.ly/2b57W0B

Yuk dapatkan pula kesempatan mendapat tiket pesawat gratis dengan Airpaz di:

Advertisements

3 thoughts on “Kuliner Indonesia Bikin Baper

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s